Gol Lautaro Martínez di babak kedua membawa Inter Milan ke final Liga Champion untuk pertama kalinya sejak tahun 2010, setelah mengalahkan rival sekota mereka, AC Milan, dengan skor 1-0 di leg kedua pertandingan semi-final mereka di hari Selasa. Nerazzurri telah unggul 2-0 dari leg pertama dan gol Martinez di menit ke-74 telah cukup untuk memastikan kelolosan mereka ke final. Ikuti 12BETInfo hari ini untuk mendapatkan berita olahraga terbaru dan masih banyak lagi!
“Kami telah melakukan pekerjaan yang baik di kedua pertandingan. Kuncinya adalah grup,” kata sang pencetak gol, Martínez, kepada Sky Italia. “Saya memiliki pengalaman yang sama di Piala Dunia: jika kamu bersatu, kamu dapat memainkan pertandingan-pertandingan yang sangat penting ini dengan cara yang terbaik.” Konfirmasikan akunmu dengan 12BET untuk mengklaim promosi terbaru di atas kemenanganmu hari ini!
Pertandingan di San Siro berlangsung menegangkan, dengan kedua tim sama-sama menciptakan peluang namun tidak ada yang mampu memanfaatkannya. Milan lebih baik di babak pertama dan seharusnya dapat unggul lebih dulu saat Edin Dzeko melepaskan tendangan melebar dari jarak dekat. AC Milan tampil lebih baik setelah jeda dan memiliki kesempatan untuk menyamakan kedudukan saat tendangan Brahim Diaz membentur tiang gawang, namun masih dapat digagalkan oleh penjaga gawang Inter, Andre Onana.
Namun, pertahanan Milan hancur ketika Martinez bertukar operan dengan pemain pengganti Romelu Lukaku di dalam kotak penalti, kemudian mengalihkan bola ke kaki kirinya dan menaklukkan kiper Milan, Maignan, di tiang dekatnya dengan sebuah tendangan keras. Striker Argentina yang memenangkan Piala Dunia, Martinez, kini telah mencetak 25 gol di semua kompetisi musim ini, yang merupakan torehan terbanyaknya dalam satu musim bersama klub.
Milan berusaha mencari gol penyeimbang di menit-menit akhir, namun mereka tidak mampu menembus pertahanan Inter. Nerazzurri mempertahankan kemenangan untuk mencapai babak final Champions League untuk pertama kalinya sejak 2010. Kemenangan tersebut merupakan final European Cup/Liga Champions keenam mereka, namun hanya yang kedua dalam 50 tahun terakhir, setelah musim 2009/10 saat Jose Mourinho meraih treble sebelum hengkang untuk bergabung dengan Real Madrid.
Klub telah mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir, namun manajer Simone Inzaghi hanya membuat sedikit perubahan pada tim yang membawa mereka selangkah lagi untuk memenangkan penghargaan terbesar dalam sepak bola Eropa. Inzaghi telah dipuji atas kinerjanya di Inter, dan ia akan berharap dapat membawa klub meraih kemenangan di final. Perjalanan Inter menuju final sangat mengesankan.
Mereka memulai musim ini dengan menjuarai Supercoppa Italiana, mencapai babak final Coppa Italia, dan kini berada di final Champions League. Meskipun gagal meraih gelar juara Serie A, mereka berhasil mempertahankan satu tempat di Champions League musim depan. Inter sekarang akan menghadapi pemenang dari semifinal lainnya antara Manchester City dan Real Madrid. Laga final akan digelar pada 10 Juni mendatang di Istanbul.
